Pemilik Blog

Pemilik Blog
Ust Kama (PerenungLangit)

Untuk dihubungi:

Email:
kama_wahba99@yahoo.com


Waktu Malaysia

Media

Sinar Harian Harakah Harian Metro Online Malaysiadateline Warta Darulaman Bernama News Bernama News Suara Kontemporari The Star Melayu Nst Online Malay Mail The Star Sinar Harian Utusan Online Berita Harian Online Tranungkite Sabahkini Sabahdaily Menarik TV3 Yahoo News Utaranews Aljazeera English Republika Online CNN News Eramuslim Al-Arabi Islamtoday Islamtoday BBC News BBC News BBC News WorldNewsNetwork Al-Ayyam Al-Ayyam UtaraNews dailymail Al-Monitor Islampedia

LAMAN ARAB

AL_QARADHAWI Al-Meshkat Islamweb Islam Online LiveIslam Soidul Fawaid Toriqul Islam Al-Islam Islamqa Multaqa Ahlul Hadis Toriqut Taubah Zadul Ma'ad Mausu'ah Al-I'jaz Al-Ilmi Nidaul Iman Lahaonline Sahab.net Al-Sunnah.com Al-Sunnah.com

PORTAL PILIHAN

Online Services

maybank2u iRakyat CIMBcliks Ambank Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia MAS TRANSNASIONAL MALINDO AIR TM TM

TV ONLINE

TV Malaysia TV Pas TV3 Al-Muttaqin Malaysiakini TV

KULIAH ONLINE

Maybank2U CIMBcliks Ambank Airasia MAS TM Airasia Airasia

AKSESORI

Facebook Youtube Photobucket Imageshack Babylon translation Merriam Webster Online Kamus Online Bahasa Arab Online Dictionary: English-Malay Ujia Kecepatan Menaip Mediafire Rapidshare 4Shared Ziddu Slide Filehippo 2Shared 2Shared PDFChaser MIXPOD Al-Ma'ani EVERNOTE BOX.NET

Yahoo Messenger

Rujukan

Seruan Ulama Arab Saudi

June 3, 2010


Sekitar 70 orang aktivis dan ulama Islam Arab Saudi, mendesak dunia antarabangsa untuk memecahkan  sekatan Yahudi terhadap umat Islam di jalur Gaza dan mengutuk pembantaian yang dilakukan oleh tentera Israel terhadap aktivis pro-Palestin dalam rombongan armada kebebasan yang menuju ke Gaza untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan.

Mereka juga menuntut dan menyerukan adanya Jihad Islam untuk mengusir Yahudi-Zionis dari tanah kaum muslimin.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada pagi tadi (Khamis- 3 Jun) , 70 aktivis dan ulama Islam Arab Saudi tersebut menyatakan bahwa apa yang terjadi di kapal Mavi Marmara merupakan sebuah kejahatan, ketidakadilan dan pengkhianatan, karena para aktivis kemanusiaan datang dengan cara damai dan membawa makanan dan ubat-ubatan serta melakukan gerakan perdamaian dalam sebuah perjanjian antarabangsa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Mereka menekankan bahwa satu-satunya penyelesaian untuk menyelamatkan umat Islam dari serangan dan penghinaan adalah harus merujuk kepada Allah dan RasulNya, dan hal ini adalah yang pertama diperlukan untuk mencegah terjadinya pendudukan, serta menekankan pentingnya mengecam tindakan ganas Israel dan memaksa mereka untuk menamatkan kepungan di  Gaza dan wilayah lainnya di Palestina.

Yang menandatangi pernyataan itu termasuk beberapa khatib paling terkenal di Arab Saudi, termasuk diantaranya adalah Syaikh Abdul Rahman al-Barrak, Syaikh Yussuf Bin Abdullah Al-Ahmad, Syaikh Sulaiman bin Hamad.

Mereka menegaskan bahwa sudah waktunya untuk meninggalkan kaedah dialog dan rundingan dan cara perdamaian, dan mengganggap orang-orang yang melakukan hal tersebut sebagai orang yang tergoda oleh rayuan Yahudi.

Dalam pernyataan para aktivis dan ulama Saudi tersebut menyatakan juga:
"Kami percaya bahwa satu-satunya penyelesaian untuk menyelamatkan umat Islam dari penghinaan ini adalah kembali kepada Allah dan RasulNya serta menerapkan syariat Islam di semua lapisan masyarakat karena Allah berfirman dalam Al-Quran:


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Hai Orang-orang yang berimana, jika kamu menolong Allah maka Allah akan menolong kamu dan meneguhkan pendirianmu. 
(Surah Muhammad: Ayat 7)

Sumber: Eramuslim


Catatan penulis: Mengapa mufti-mufti ahli sunnah wal jamaah di Malaysia berdiam diri. Sekurang-kurangnya nyatakan suara senada menyeru jihad sebagaimana suara 70 ulama wahabi itu. Miski jihad peperangan begitu sukar dilakukan oleh rakyat kita. Namun, kebisuan para mufti ahli sunnah wal jama'ah kita di negara kita menimbulkan tandatanya. Kebisuan dalam isu judi bola sepak menambahkan lagi tandatanya itu.

Ahli sunnah wal jama'ahkah kita?


0 comments:

Post a Comment