Pemilik Blog

Pemilik Blog
Ust Kama (PerenungLangit)

Untuk dihubungi:

Email:
kama_wahba99@yahoo.com


Waktu Malaysia

Media

Sinar Harian Harakah Harian Metro Online Malaysiadateline Warta Darulaman Bernama News Bernama News Suara Kontemporari The Star Melayu Nst Online Malay Mail The Star Sinar Harian Utusan Online Berita Harian Online Tranungkite Sabahkini Sabahdaily Menarik TV3 Yahoo News Utaranews Aljazeera English Republika Online CNN News Eramuslim Al-Arabi Islamtoday Islamtoday BBC News BBC News BBC News WorldNewsNetwork Al-Ayyam Al-Ayyam UtaraNews dailymail Al-Monitor Islampedia

LAMAN ARAB

AL_QARADHAWI Al-Meshkat Islamweb Islam Online LiveIslam Soidul Fawaid Toriqul Islam Al-Islam Islamqa Multaqa Ahlul Hadis Toriqut Taubah Zadul Ma'ad Mausu'ah Al-I'jaz Al-Ilmi Nidaul Iman Lahaonline Sahab.net Al-Sunnah.com Al-Sunnah.com

PORTAL PILIHAN

Online Services

maybank2u iRakyat CIMBcliks Ambank Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia MAS TRANSNASIONAL MALINDO AIR TM TM

TV ONLINE

TV Malaysia TV Pas TV3 Al-Muttaqin Malaysiakini TV

KULIAH ONLINE

Maybank2U CIMBcliks Ambank Airasia MAS TM Airasia Airasia

AKSESORI

Facebook Youtube Photobucket Imageshack Babylon translation Merriam Webster Online Kamus Online Bahasa Arab Online Dictionary: English-Malay Ujia Kecepatan Menaip Mediafire Rapidshare 4Shared Ziddu Slide Filehippo 2Shared 2Shared PDFChaser MIXPOD Al-Ma'ani EVERNOTE BOX.NET

Yahoo Messenger

Rujukan

Penjahat Besar Dalam Negeri

January 26, 2010

Sudah menjadi sunnah Allah, dalam setiap negeri ada penjahat-penjahat besar. Di negeri Makkah, ketika Nabi Muhamad memulakan dakwah kerasulannya, penjahat-penjahat besarnya ialah Abu Lahab, Abu Jahal, Al-Walid bin Al-Mughirah,Umayyah bin Khalaf dan sebilangan pembesar Makkah yang lain.

Mereka cuba menghalang dakwah nabi Muhammad dengan pelbagai cara. Apa yang dihadapi oleh nabi Muhammad tersebut, telah dihadapi juga oleh nabi-nabi yang terdahulu seperti nabi Nuh, Lut, Soleh, Syuaib, dan nabi-nabi yang lain. Mereka ditentang, dihalang, dipersendakan, diancam dan pelbagai angkara lagi. Kewujudan penjahat besar yang menentang kebenaran yang dibawa oleh nabi-nabi dan orang yang memperjuangkan perjuangan nabi-nabi adalah sunnah Allah di alam ini. Ia adalah sperti sunnah Allah yang lain juga seumpama terbitnya mentari di sebelah timur. Ia tak bisa diubah. Pastikan akan ada penjahat-penjahat besar ini. Wujudnya mereka adalah cubaan kepada orang yang berjuang.

Allah berfirman dalam Al-Quran:


وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا فِي كُلّ قَرْيَةٍ أَكَابِرَ مُجَرِمِيهَا لِيَمْكُرُواْ فِيهَا وَمَا يَمْكُرُونَ إِلاّ بِأَنْفُسِهِمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
Dan Demikianlah kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.
(Surah Al-An’am: 123)
Kalau di zaman nabi Muhammad ada manusia bernama Abu Lahab, di zaman sekarang ada juga manusia Abu Lahab.Mungkin namanya lain tetapi dia adalah duplicate kepada Abu Lahab di zaman ini. Jika di zaman nabi Muhammad ada Al-Walid bin Mughirah, di zaman kini pun tentu ada manusia seperti dia. Perlu diingat, manusia seperti Abu Lahab dan Al-Walid bin Al-Mughirah bukanlah manusia kerdil dalam masyarkatnya. Mereka adalah tokoh besar yang berpengaruh dan punya kemudahan dan infrastruktur yang banyak. Pengikut mereka juga ramai. Tentunya manusia Abu Lahab dan Al-Walid bin Al-Mughirah pada zaman kini bukan dari jenis yang miskin dan kumpulan bawahan dalam strata masyarakat. Bukan juga dari kalangan yang tidak puntai pengikut.

Merekalah penjahat-penjahat besar dalam negeri yang menimbulkan kerosakan.

Siapa yang mencuri enjin jet yang dilaporkan hilang baru-baru ini? Siapa lagi kalau bukan penjahat besar dalam negeri!

Siapa yang menyonglap wang negara sehingga berlaku ketirisan dalam perbelanjaan negara? Siapa lagi kalau bukan penjahat besar dalam negeri!

Berbagai-bagai angkara para penjahat besar  dalam negeri.

Dia adalah penjahat walau dia berbicara lunak dan pandai bermadah. Walau rakyat terpesona dan mengatakan dia tokoh unggul, wira dan berbagai-bagai bintang kebesaran diraih olehnya.

Semoga Allah memberi balasan kepada para penjahat dalam negeri. Allah matikan Abu Lahab dan Al-Walid bin Mughirah dengan ketewasan yang menghinakan dalam perang Badar, biarlah penjahat dalam negeri itu mengalami nasib yang sama. Memang itulah kesudahan penjahat dalam negeri yang tertera di dada sejarah. Memang itulah sunnah Allah buat sang penjahat dalam negeri.

0 comments:

Post a Comment