Pemilik Blog

Pemilik Blog
Ust Kama (PerenungLangit)

Untuk dihubungi:

Email:
kama_wahba99@yahoo.com


Waktu Malaysia

Media

Sinar Harian Harakah Harian Metro Online Malaysiadateline Warta Darulaman Bernama News Bernama News Suara Kontemporari The Star Melayu Nst Online Malay Mail The Star Sinar Harian Utusan Online Berita Harian Online Tranungkite Sabahkini Sabahdaily Menarik TV3 Yahoo News Utaranews Aljazeera English Republika Online CNN News Eramuslim Al-Arabi Islamtoday Islamtoday BBC News BBC News BBC News WorldNewsNetwork Al-Ayyam Al-Ayyam UtaraNews dailymail Al-Monitor Islampedia

LAMAN ARAB

AL_QARADHAWI Al-Meshkat Islamweb Islam Online LiveIslam Soidul Fawaid Toriqul Islam Al-Islam Islamqa Multaqa Ahlul Hadis Toriqut Taubah Zadul Ma'ad Mausu'ah Al-I'jaz Al-Ilmi Nidaul Iman Lahaonline Sahab.net Al-Sunnah.com Al-Sunnah.com

PORTAL PILIHAN

Online Services

maybank2u iRakyat CIMBcliks Ambank Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia MAS TRANSNASIONAL MALINDO AIR TM TM

TV ONLINE

TV Malaysia TV Pas TV3 Al-Muttaqin Malaysiakini TV

KULIAH ONLINE

Maybank2U CIMBcliks Ambank Airasia MAS TM Airasia Airasia

AKSESORI

Facebook Youtube Photobucket Imageshack Babylon translation Merriam Webster Online Kamus Online Bahasa Arab Online Dictionary: English-Malay Ujia Kecepatan Menaip Mediafire Rapidshare 4Shared Ziddu Slide Filehippo 2Shared 2Shared PDFChaser MIXPOD Al-Ma'ani EVERNOTE BOX.NET

Yahoo Messenger

Rujukan

Penagih sumpah laknat

April 29, 2011

Suka benar orang-orang yang tidak dikenali sifat agamanya dan dicurigai akhlaknya itu bersumpah. Sumpah bukan menuntut apa-apa beban daripada penuturnya. Seringan lidah yang menutur, demikianlah meluncur kalam-kalam sumpah daripada sesetengah orang. Lebih-lebih lagi, amat ringan jika ia terbit daripada mereka yang tidak menjadikan dosa pahala sebagai andal dalam hidupnya. Sekadar hendak berbicara dengan bunga-bunga bahasa agama dan nada insaf takwa tawadhuk, maka sesungguhnya hal tersebut telah pun dirintis terdahulu oleh kaum munafik di zaman Rasulullah. Seseorang itu dipercayai berdasarkan ketsiqahannya. Tsiqah seseorang itu dipasak di atas latar belakang sebagai orang bertaqwa.

Allah berfirman:
 

وَلاَ تَتَّخِذُواْ أَيْمَانَكُمْ دَخَلاً بَيْنَكُمْ فَتَزِلَّ قَدَمٌ بَعْدَ ثُبُوتِهَا وَتَذُوقُواْ الْسُّوءَ بِمَا صَدَدتُّمْ عَن سَبِيلِ اللّهِ وَلَكُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ وَلاَ تَشْتَرُواْ بِعَهْدِ اللّهِ ثَمَنًا قَلِيلاً إِنَّمَا عِندَ اللّهِ هُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ


Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki (mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) Karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar. Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah dengan harga yang sedikit (murah), Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui.

Surah An-Nahlu: Ayat 95-95

Sejak bila sumpah laknat menjadi mekanisme pembuktian. Orang-orang jahil sahaja yang suka memanipulasikan sumpah laknat setelah tangannya terkapai-kapai untuk mendapatkan bukti tetapi gagal diperolehi.Bagi yang mencintai agama, janganlah mudah terpesona dengan bahasa indah bicara bukan ahlinya mengenai aspek sumpah syariat. Sumpah syariat tidak pun menuntut masjid sebagai tempat dan tidak pula menjadikan Al-Quran sebagai junjungan.



Renungkan firman Allah SWT sifat sejenis manusia;


وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ وَإِن يَقُولُوا تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُّسَنَّدَةٌ يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ هُمُ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ


Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. dan jika mereka Berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. mereka Itulah musuh (yang sebenarnya) Maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?


(Surah Al-Munafiqun: Ayat 4)

0 comments:

Post a Comment