Pemilik Blog

Pemilik Blog
Ust Kama (PerenungLangit)

Untuk dihubungi:

Email:
kama_wahba99@yahoo.com


Waktu Malaysia

Media

Sinar Harian Harakah Harian Metro Online Malaysiadateline Warta Darulaman Bernama News Bernama News Suara Kontemporari The Star Melayu Nst Online Malay Mail The Star Sinar Harian Utusan Online Berita Harian Online Tranungkite Sabahkini Sabahdaily Menarik TV3 Yahoo News Utaranews Aljazeera English Republika Online CNN News Eramuslim Al-Arabi Islamtoday Islamtoday BBC News BBC News BBC News WorldNewsNetwork Al-Ayyam Al-Ayyam UtaraNews dailymail Al-Monitor Islampedia

LAMAN ARAB

AL_QARADHAWI Al-Meshkat Islamweb Islam Online LiveIslam Soidul Fawaid Toriqul Islam Al-Islam Islamqa Multaqa Ahlul Hadis Toriqut Taubah Zadul Ma'ad Mausu'ah Al-I'jaz Al-Ilmi Nidaul Iman Lahaonline Sahab.net Al-Sunnah.com Al-Sunnah.com

PORTAL PILIHAN

Online Services

maybank2u iRakyat CIMBcliks Ambank Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia Airasia MAS TRANSNASIONAL MALINDO AIR TM TM

TV ONLINE

TV Malaysia TV Pas TV3 Al-Muttaqin Malaysiakini TV

KULIAH ONLINE

Maybank2U CIMBcliks Ambank Airasia MAS TM Airasia Airasia

AKSESORI

Facebook Youtube Photobucket Imageshack Babylon translation Merriam Webster Online Kamus Online Bahasa Arab Online Dictionary: English-Malay Ujia Kecepatan Menaip Mediafire Rapidshare 4Shared Ziddu Slide Filehippo 2Shared 2Shared PDFChaser MIXPOD Al-Ma'ani EVERNOTE BOX.NET

Yahoo Messenger

Rujukan

Menyiksa diri untuk taqarrub bukan jalan Islam.

November 3, 2014

 
 
 Pada 'Asyura ini, kita sekali lagi melihat kaum Rafidhah memukul diri dengan senjata, rantai dan sebagainya. Mereka meratapi kematian Hussin bin Ali di Karbala lebih 1000 tahun yang lalu. Melalui cara itu, mereka berharap boleh menzahirkan cinta kepada Ali Bait dan dengan itu mereka bertaqarrub kepada Allah.

Demikianlah saban tahun...

Dasar kefahaman mereka adalah menyiksa diri untuk memanjat tangga taqarrub. Sebenarnya, amalan ini pun bukan asli Rafidhah. Ia adalah kelangsungan ajaran kependetaan yang mengambil jalan menghukum diri untuk taqarrub kepada Allah. Kesamian dalam ajaran Hindu dan Budha juga menempuh jalan yqng sama. Kepadrian dalam sistem gereja juga menyeksa diri dengan menghukum fitrah seksual manusia. Bahkan, banyak ajaran yang menempa jalan menyeksa diri, termasuklah tariqat-tariqat sufi menyimpang yang menghukum para 'salik'nya dengan penyisihan duniawi.

Semua itu bukan lahir dari rahim Islam. Itu semua adalah bikinan para ahli bid'ah yang muncul sepanjang zaman.

Islam tidak mengajar jalan menyiksa diri. Bahkan nabi SAW amat suka menjadikan kemudahan itu sebagai jalan agama para penganutnya. Agama bukan ditegakkan atas puncak yang sempit tetapi ia ditegakkan atas dataran yang lapang dan luas.

0 comments:

Post a Comment